Archive for the 'kriminal' Category

pembantaian terbesar dalam sejarah umat manusia

June 6, 2008

Ketika terjadinya serbuan di India oleh Mahmud Ghazni sekitar 1000 M, dimulailah serbuan Muslim di benua India untuk beberapa abad lamanya. Serbuan Muslim berlanjut manakala Muslim mengikuti peraturan India, seperti halnya serbuan di Mongolia pada masa Khijis atau serbuan Mughals pada permulaan abad ke 16 M ketika Lodis mengikuti peraturan Delhi. Serbuan terakhir Muslim dari luar terjadi pada saat Nadir Shan di tahun 1739, pada masa itu merupakan masa ketakutan bagi orang-orang asli penduduk setempat.

Selama kurun waktu 700 tahun serbuan Muslim dan penaklukan dan peraturan di India, umat Hindu yang paling besar menderita. Sangat sulit sekali menghitung jumlah umat Hindu yang mengalami kehilangan kehidupan keagamaan yang di akibatkan oleh Muslim terhadap masyarakat lokal setempat atas pemberlakuan aturan-aturan dari Muslim atau berapa jumlah umat Hindu yang harus berpindah agama ke Islam dengan paksaan.

Prof. K.S. Lal adalah penulis tentang ‘The Growth Of Muslim Population In India’, menyatakan bahwa jumlah umat Hindu adalah kurang lebih 80 juta pada tahun 1000 M, tahun dimana Mahmud Ghazni menyerbu India dan pada tahun 1525 M setahun sebelum terjadinya perang Panipat.

Dapat juga ditambahkan sekitar 20 juta umat Hindu pada daftar tersebut yang terbunuh selama peraturan Mughal atau peraturan Muslim pada peraturan Deccan yang tidak stabil. Semua tahu berapa jumlah dalam sejarah dunia, yang lebih rinci diterangkan oleh Koenard Elst di bukunya ‘The Negationism In India’, kerusakan yang terjadi mengakibatkan sekitar 100 juta umat Hindu mati dan merupakan pembunuhan masal terbesar dalam sejarah dunia.

Eropa tidak pernah akan lupa pada aturan Nazi dibawah Hitler. Dan kita sangat berat untuk menerima referensi positif terhadap Hitler atau tentaranya pada masa lalu dalam sejarah Eropa. Tidak seorangpun yang membicarakan kualitas dari Hitler sebagai komandan yang hebat atau sebagai inpirasi dari seorang pemimpin untuk masayarakat Jerman yang dapat dibentuk atau pengaruh dengan hipnotik pidato-pidatonya. Tidak ada satupun film yang mengambarkan bahwa Hitler sebagai pahlawan romantis yang sedang bernyanyi dan kekasihnya sedang memberikan tangisan heroik yang berlebihan kepada kekasihnya.

Kesadaran Eropa dengan menambahkan perbuatan setan pada diri Hitler dan resimnya, terima kasih atas kerja politikus, reporter, sejarahwan dan pembuat film yang tidak kenal lelah, begitu banyak yang telah mereka lakukan, dapat kita lihat dimana rasa kebaikan dari Hitler atau Nazi yang mengerikan bagi kesadaran Eropa dikemudian hari.

Eropa dan Amerika membuat sedikitnya seribu buah film tentang misteri manusia oleh Hitler dan pasukannya. Film tersebut menggambarkan kekejaman resim Nazi dan memperkuat kepercayaan dan sikap untuk masa yang akan datang bagi generasi terhadap kediktaktoran setan Nazi.

Ini adalah perbedaan yang sangat menyolok dalam melihat India. Hampir tidak ada kesadaran yang ada di antara orang India hari ini, terhadap apa yang terjadi terhadap nenek moyang mereka dulu, karena mayoritas sejarawan yang enggan untuk menyinggung subyek peka ini. Tidak sulit bagi sejarawan India untuk mengumpulkan informasi atas kekejaman yang terjadi terhadap orang-orang India pertengahan, untuk menyusun berapa jumlah yang dapat ditaksir dalam pembunuhan di masing-masing daerah tersebut, untuk membuat gambaran hidup apa yang telah terjadi selama masa pertempuran tersebut sebagai pertempuran Tallikota pada masa Hampi, ibu kota Kerajaan Vijayanagara yang telah dirusak selama berminggu-minggu.

Nadir Shah membuat gunung dari tumpukan tengkorak umat Hindu yang ia bunuh di Delhi sendirian. Dan Babur membuat bangunan tinggi dari tengkorak-tengkorak umat Hindu di Khanua ketika dia mengalahkan Rana Sanga pada tahun 1527 dan kemudia dia mengulangi kengeriannya tersebut setelah merebut benteng Chanderi. Akbar memberikan hadiah pembunuhan besar-besaran terhadap 30000 orang Rajputs setelah dia merebut Chithor pada tahun 1568. Dan Sultan Bahamani memiliki agenda untuk membunuh orang-orang Hindu sebanyak 10000 setiap tahunnya. Sejarah dari India pertengahan berisikan hal-hal tersebut.

Dan memandang latar belakang ini, dengan melihat dari film yang sudah di hasilkan sampai sejauh ini di negara yang bualan industri filmnya paling besar di dunia, dengan tak adanya kekurangan bakat dan Kecakapan kerja! Kami memiliki film seperti Mugal-E-Azam, Anarkali atau Taj Mahal yang merupakan romantika peraturan Mughal, menggambarkan mereka sebagai pahlawan yang luar biasa baik dan mulia mengalir dengan kebaikan dan cinta bagi umat manusia! Pahlawan Anarkali dan Taj Mahal di samping Aurangazeb si penganiayaan mereka adalah orang-orang Hindu dan Sikhs. Tetapi manusia mencoba melihat mereka sebagai pahlawan romantik dan mengingatkan kita pada lagu dari film ini dengan Nostalgia yang hebat.

Seseorang bisa saja mengatakan mengapa memikirkan fakta yang tidak menyenangkan. Itu benar, tetapi apakah kita dapat mengembangkan peran bangsa dengan tidak melihat kenyataan hidup, tetapi itu tidak akan menyenangkan mereka mungkin? Apakah kita dapat mengembangkan pendewasaan pemikiran yang ada dengan pengertian penderitaan dan perasaan tanggung jawab? Maksud mengetahui fakta ini seharusnya tidak memupuk rasa balas dendam, tetapi untuk memperkuat peran kebangsaan kita, untuk menghindari kelemahan atas tanggung jawab terhadap nenek moyang kita. Orang Muslim sekarang ini di India adalah juga sebagian dari pembangunan peran ini karena mereka harus tahu bahwa nenek moyang mereka juga menderita, hingga ke masa lalu semua orang India khwatir sebab mereka berada pada satu perahu yang sama dan bahwa tidak ada pemenang dan tak ada pecundang pada tragedi manusiawi luar biasa itu. Dengan demikian, barangkali mereka akan lebih bijaksanaan dan lebih mengerti dan memiliki sikap terhadap kelompok lainnya.

Akhirnya, di konteks mana kita berbicara tentang Hitler dan Nazi di India?
Jawabannya adalah sangat kacau sekali. Setiap orang yang bersuara untuk Hindu adalah Hitler atau proses untuk menjadi salah satunya dan apakah ada kelompok yang bersuara untuk Hindu adalah Nazi atau proses untuk menjadi Nazi.

Pembunuh Berantai Terbesar Dalam Sejarah

June 3, 2008

Elizabeth Bathory, merupakan seorang pembunuh berantai terbesar dalam sejarah, tercatat kurang lebih 650 nyawa manusia melayang sia-sia ditangannya. Ini adalah pencapaian rekor kasus pembunuhan berantai yg dilakukan oleh seorang individu dengan memakan korban tertinggi sepanjang sejarah umat manusia.

Elizabeth Bathory lahir di Hungaria thn 1560, kurang lebih 100 tahun setelah Vlad “The Impaler” Dracul meninggal. Kakek buyut Elizabeth Bathory adalah Prince Stephen Bathory yang merupakan salah satu Ksatria yang memimpin pasukan Vlad Darcul ketika dia merebut kembali kekuasaan di Walachia seabad sebelumnya.

Orangtua Elizabeth , Georges dan Anna adalah bangsawan kaya raya dan merupakan salah satu keluarga ningrat paling kaya di Hungaria saat itu. Keluarga besarnya juga terdiri dari orang2 terpandang. Salah satu sepupunya adalah perdana menteri di Hungaria, seorang lagi adalah Kardinal. Bahkan pamannya, Stepehen kemudian menjadi Raja Polandia.

Namun keluarga Bathory memiliki “sisi” lainnya yg lebih “gelap” selain segala kekayaan dan popularitasnya. Disebutkan bahwa salah satu pamannya yang lain adalah seorang Satanis dan penganut Paganisme sementara seorang sepupunya yg lain memiliki kelainan jiwa dan gemar melakukan kejahatan sexual.

Thn 1575, di usia 15 tahun Elizabeth menikah dengan Count Ferencz Nadasdy yang 10 thn lebih tua darinya. Karena suaminya berasal dari ningrat yg lebih rendah, maka Count Ferencz Nadasdy menggunakan nama Bathory dibelakangnya. Dengan demikian Elizabeth bisa tetap menggunakan nama keluarganya yaitu Bahory dan tidak menjadi Nadasdy. Kedua pasangan tsb kemudian tinggal di Kastil Csejthe, yg merupakan sebuah kastil di atas pegunungan dengan desa Csejhte dilembah dibawahnya. Suaminya jarang mendampingi Elizabeth karena Count Ferencz lebih sering berada di medan pertempuran melawan Turki Usmani ( Ottoman ). Ferencz kemudian menjadi terkenal karena keberaniannya di medan pertempuran, bahkan dianggap sebagai pahlawan di Hungaria dengan julukan “Black Hero of Hungary”.

Elizabeth yg masih muda tentu senantiasa merasa kesepian karena selalu ditinggal sang suami. Disebutkan dia memiliki kebiasaan mengagumi kecantikannya dan kemudian memiliki banyak kekasih gelap yg melayaninya selama sang suami tidak berada di tempat. Elizabeth bahkan pernah melarikan diri bersama kekasih gelapnya namun kemudian kembali lagi dan suaminya memaafkannya. Tapi hal tsb tidak mengurangi ketagihan Elizabeth akan kepuasan seksual. Disebutkan juga Elizabeth menjadi seorang biseksual dengan melakukan hubungan lesbian dengan bibinya ,Countess Klara Bathory.

Elizabeth kemudian mulai terpengaruh dengan satanisme yg diajarkan oleh salah seorang pelayan terdekatnya yg bernama Dorothea Szentes yg biasa disebut Dorka. Karena pengaruh Dorka, Bathory mulai menyenangi kepuasan seksual lewat penyiksaan yg dilakukannya terhadap pelayan2 lainnya yg masih muda. Selain Dorka, Elizabeth dibantu beberapa pelayan terdekatnya yaitu : suster Iloona Joo, pelayan pria Johaness Ujvari dan seorang pelayan wanita bernama Anna Darvula, yg merangkap sebagai kekasih Elizabeth.

Bersama para kru S&M-nya, Elizabeth merubah kastil Csejthe menjadi pusat teror dan penyiksaan seksual. Para gadis2 muda yg jadi pelayannya disiksa dengan berbagai bentuk penyiksaan seperti diikat, ditelanjangi lalu dicambuk dan juga menggunakan berbagai alat untuk menyakiti bagian2 tubuh tertentu.

Tahun 1600, suaminya Ferencz meninggal dan era teror sesungguhnya dimulai. Memasuki usia 40 tahunan Elizabeth menyadari bahwa kecantikannya mulai memudar. Kulitnya mulai menunjukan tanda2 penuaan dan keriput yg sebenarnya lumrah di usia tsb. Tapi Elizabeth adalah pemuja kesempurnaan dan kecantikan dan dia akan melakukan apa saja demi mempertahankan kecantikannya.

Suatu saat dengan tidak sengaja seorang pelayaan wanita yg sedang menyisir rambutnya secara tidak sengaja menarik rambut Elizabeth terlalu keras. Elizabeth yg marah kemudian menampar gadis malang tsb. Darah memancar dari hidung gadis tsb dan mengenai telapak tangan Elizabeth. Saat itu Elizabeth disebutkan “menduga dan percaya” bahwa darah gadis muda tsb memancarkan cahaya kemudaan mereka. Serta merta dia memerintahkan 2 pelayannya , Johannes Ujvari dan Dorka menelanjangi gadis tsb, menarik tangganya keatas bak mandi dan memotong urat nadinya.

Ketika si gadis meninggal kehabisan darah, Elizabeth segera mesuk kedalam bak mandi dan berendam dalam kubangan darah. Dia menemukan apa yg diyakininya sebagai “Rahasia Awet Muda”.

Ketika semua pelayan mudanya sudah mati, Elizabeth mulai merekrut gadis muda di desa sekitarnya untuk menjadi pelayan di Kastilnya. Nasib mereka semuanya sama , diikat diatas bak mandi kemudian urat nadi mereka dipotong hingga darah mereka menetes habis kedalam bak mandi tsb. Elizabeth seringkali berendam didalam kolam darah sambil menyaksikan gadis yg jadi korbannya sekarat meneteskan darah hingga tewas. Sesekali Elizabeth bahkan meminum darah para gadis tsb untuk mendapatkan “INNER BEAUTY”.

Lama kelamaan Elizabeth merasa bahwa darah para gadis desa tsb masih kurang baginya. Demi mendapat darah yg lebih “berkualitas”, Elizabeth kemudian mengincar darah para gadis bangsawan rendahan. Dia kemudian melakukan banyak penculikan thd gadis2 bangsawan utk dijadikan korbannya.

Namun hal tsb justru menjadi bumerang baginya karena hilangnya gadis2 bangsawan dengan cepat mendapatkan perhatian di kalangan bangsawan, orang2 berpengaruh hingga Raja sendiri. Tanggal 30 Desember 1610, sepasukan tentara dibawah pimpinan sepupu Elizabeth sendiri, menyerbu Kastil Csejthe di malam hari. Mereka semua terkejut melihat pemandangan yg mereka temukan di dalam kastil tsb. Mayat seorang gadis yg pucat kehabisan darah tergeletak diatas meja makan, seorang gadis lagi yg masih hidup namun sekarat ditemuka terikat di tiang dengan kedua urat nadinya disayat hingga meneteskan darah. Dibagian penjara ditemukan belasan gadis yg sedang ditahan menunggu giliran dibunuh. Kemudian di ruang basement ditemukan lebih dari 50 mayat yg sebagian besar sudah mulai membusuk.

Selama pengadilan atas Elizabeth Bathory di tahun 1611 sekurangnya 650 daftar nama korban2nya didapat berdasarkan laporan dari berbagai pihak. Mulai dari keluarga2 petani hingga keluarga2 bangsawan. Elizabeth sendiri tidak pernah didatangkan di pengadilan untuk diadili secara langsung. Hanya ke 4 pelayannya yg diadili dan kemudian dihukum mati. Namun Elizabeth mendapatkan hukumannya juga. Raja Hungaria memerintahkan Elizabeth dikurung dalam kamarnya di Kastil Csejthe selama sisa hidupnya. Para pekerja kemudian dikerahkan untuk menutup semua pintu dan jendela ruang kamar Elizabeth dengan tembok dengan hanya menyisakan lubang kecil yg digunakan untuk memasukan makanan dan minuman sehari2.

Tahun 1614, atau 4 tahun setelah Elizabeth di-isolasi dengan tembok di kamaranya sendiri, seorang penjaga melihat makanan yg disajikan untuk Elizabeth tidak disentuh selama seharian. Penjaga itu kemudian mengintip kedalam dan melihat sang Countess tertelungkup dengan wajah di lantai. Elizabeth Bathory ” The Blood Countess ” meninggal di usia 54 tahun.Bahkan Vlad Dracul tidak pernah berkubang dalam darah atau meminum darah. Oleh sebab itu julukan “Vampir” sebenarnya lebih cocok ditujukan kepada Elizabeth Bathory.

source: kaskus